MANFAAT
KATALOG “DULU dan KINI”
Oleh
:
Ni
Made Nita Lestari
1612311004
D3
Perpustakaan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana
ABSTRAK
Paper ini dibuat bertujuan untuk
mengetauhi sejauh mana katalog dikenal oleh kaum awam dan meberitahukan atau
mengenalkan metode penyusunan item (berisi
informasi atau keterangan tertentu)dilakukan secara
sistematis baik menurut abjad maupun urutan logika yang lain.Pemakai
perpustakaan menggunakan koleksi perpustakaan untuk mencari bacaan
rekreasional, atau informasi untuk melakukan kegiatan penelitian, dan sebagai
alat bantu belajar maupun kegiatan lainnya. Mungkin saja pemakai tidak
dapat menemukan buku yangdiinginkan dalam rak. Untuk mengetahui buku apa saja
yang dimiliki perpustakaandiperlukan alat bantu yang disebut katalog
perpustakaan.
Kata kunci : katalog, daftar,
penyusunan item.
LATAR
BELAKANG
Katalog adalah
Presentasi ciri-ciri dari sebuah bahan pustaka atau dokumen (misalnya: judul, pengarang,
deskripsi fisik, subyek, dll.) koleksi perpustakaan yang merupakan wakil
ringkas bahan pustaka tersebut yang disusun secara sistematis.
Katalogisasi atau
pengatalogan adalah proses pembuatan katalog dimana dalam katalog dicantumkan
data penting yang terkandung dalam bahan pustaka, baik ciri fisik maupun isi
intelektual, seperti nama pengarang, judul buku, penerbit dan subyek.
Jadi katalogisasi adalah proses pengambilan keputusan yang menuntut kemampuan
mengintepretasikan dan menerapkan berbagai standar sehingga hal-hal penting
dari bahan pustaka terekam menjadi katalog.
Katalog perpustakaan
adalah deskripsi pustaka milik suatu perpustakaan yang disusun secara
sistematis (sistematis abjad, nomor klasifikasi) sehingga dapat digunakan
untuk mencari dan menemukan lokasi pustaka dengan mudah. Selain
untuk alat bantu penelusuran koleksi, katalog dapat juga digunakan untuk
mengetahui kekayaan koleksi suatu perpustakaan sebab kartu katalog
mewakili buku-buku yang ada di rak yang dimiliki oleh suatu
perpustakaan.
DEFINISI
KATAOG
Katalog berasal dari
bahasa Indonesia berasal dari kata Catalog dalam bahasa Belanda, serta Catalogue dari bahasa
Inggris. Istilah katalog itu sendiri berasal dari frase Yunani Katalogos. Kata bermakna
sarana atau menurut, sedangkan logos
memiliki berbagai arti seperti kata, susunan, alasan dan nalar. Katalog merupakan suatu daftar yang terurutyang berisi
informasi tertentu dari benda atau barang yang didaftar. Secara lebih
luas pengertian katalog adalah metode penyusunan item (berisi informasi
atau keterangan tertentu)dilakukan secara sistematis baik menurut abjad maupun
urutan logika yang lain.
Katalog dalam
pengertian khusus yakni yang dikenal dalam dunia perpustakaan,
adalah daftar bahan pustaka / koleksi yang dimiliki oleh
satu atau beberapa perpustakaan yang disusun menurut system
tertentu. Bahan pustaka meliputi buku, terbitan berkala, slide, piringan hitam,
pita kaset, microfilm, CD ROM dll. Pada paper ini, Katalogisasi merupakan
kegiatan atau proses pembuatan wakil ringkas dari bahan pustaka atau dokumen
(buku, majalah, CD-ROM, mikrofilm, dll.). Istilah ini kadang-kadang juga
meliputi klasifikasi bahan pustaka dan secara umum penyiapan bahan pustaka
untuk digunakan pemakai. Kadang-kadang disebut juga dengan istilah
pengindeksan.
FUNGSI
KATALOG
Ada beberapa
fungsi katalog antara lain sebagai berikut :
1.
Sebagai
wakil ringkas dari dokumen / bahan pustaka yang dimiliki oleh perpustakaan.
2.
Sebagai
sarana untuk menemukan kembali buku yang terdapat dalam koleksi perpustakaan.
3.
Memberikan
informasi tentang ada tidaknya suatu buku dalam koleksi perpustakaan.
4.
Membedakan
suatu karya dari karya lainnya yang mempunyai ciri yang sama.
- Mencatat bahan pustaka yang ada di perpustakaan untuk memudahkan pengguna
- Memudahkan pemakai jasa perpustakaan menemukan informasi yang diinginkan baik dengan pendekatan pengarang, judul atau subjectnya.
TUJUAN
PEMBUATAN KATALOG
Tujuan
pembuatan katalog atau katalogisasi adalah merupakan sarana yang efisien
membantu pengguna perpustakaan dalam memperoleh dokumen. Menurut Cutter
(1876) tujuan katalog adalah sebagai berikut:
1.
Memungkin
seseorang mememukan sebuah buku yang diketahui berdasarkan :\
a.
Pengarang.
b.
Judul atau,
c.
Subyek
2.
Menunjukan
buku yang dimiliki perpustakaan :
a.
Oleh
pengarang tertentu.
b.
Berdasarkan
subyek tertentu.
c.
Dalam jenis
literature tertent.
3.
Membantu
dalam pemilihan buku :
a.
Berdasarkan
edisinya.
b.
Berdasarkan
karakternya
4.
Menurut
bentuknya (fisik katalog) antara lain :
a.
Book
catalogue atau printed book adalah bentuk katalog paling tua yang dulunya
digunakan di Perpustakaan Amerika. Ciri katalog ini adalah mahal pembuatannya
dan tidak fleksibel terhadap perubahan koleksi perpustakaan Disamping itu perpustakaan
harus menyediakan beberapa eksemplar.
b.
Sheaf
Catalogue jenis ini terbuat dari kertas karton berukuran 10 X 20 cm, yang
kemudian dijilid/dibendel dimana seetiap jilid berisi 50 kartu. Jenis ini
kurang berkembang karena tidak fleksibel terhadan perubahan koleksi
perpustakaan.
c.
Microform
catalogue (COM=Computer Output Microform) jenis katalog ini menjadi populer
dengan adanya perkembangan komputer. Microform atau microfice adalah
hasil dari COM tersebut yang secara pereodik perlu diupdate oleh karena itu
sebelum edisi terbaru dibuat COM catalogue tidak fleksibel terhadap
koleksi perpustakaan seperti jenis katalog sebelumnya, jenis katalog ini harus
dibuat banyak.
d.
Card
Catalogue (katalog kartu) jenis katalog ini yang paling umum di
perpustakaan seluruh dunia, sebelum peran komputer menggantikannya.
Setiap entri dituangkan dalam kartu standar berukuran 7.5 X 12,5 cm. Kumpulan
entri ini kemudian disusun secara sistematis berdasarkan pengarang, subyek,
judul dan call number ke dalam almari katalog. Katalog kartu sangat fleksibel
terhadap perubahan koleksi perpustakaan, karena jenis katalog ini akan dengan
mudah diadakan penambahan dan pengurangan/penyusutan atau perubahan terhadap
entrinya bisa dilakukan pada kartu itu sendiri, dan kemudian di-file kembali.
BENTUK
KATALOG
Beberapa
jenis katalog berdasarkan bentuknya, seperti :
1. Kartu katalog (card katalog)
Terbuat dari karton manila, dengan ukuran
internasional 7,5 x 12,5 c. dibagian tengah sebelah bawah diberi lubang,
gunanya untuk pengikat supaya tidak mudah lepas dari susunannya, dalam
penyimpanannya kartu-kartu ini disusun di dalam laci dengan ukuran yang sesuai,
dimana bagian luar dari laci tiket untuk tanda isi dari laci tersebut.
Selanjutnya laci ini disimpan didalam almari katalog.
Diantara susunan kartu-kartu katalog tersebut diberi
kartu penunjuk atau guide card, sebagai penolong untuk mempermudah mancari
kartu yang dimaksud. Kartu katalog ini paling praktis didalam praktek, karena
mudah menambah, mengurangi dan mengganti. Untuk perpustakaan yang sifatnya
tertutup pemakaian bentuk ini kurang praktis, karena pemakai katalog akan
berjejal didepan almari katalog.
2.
Katalog
berkas (sheap catalog)
Katalog ini merupakan lembaran lepas yang terbuat juga
dari karton manila yang dijilid menjadi satu berkas, ukurannya bermacam-macam
dan lebih besar dari katalog kartu. Bentuk ini praktis untuk perpustakaan
sistem tertutup, karena yang mencari buku tidak berjejal dilemari katalog,
katalog berkas bisa diperbanyak dalam beberapa buku.
3.
Katalog
Judul, adalah catalog yang berbentuk kartu yang kata utamanya adalah judul
Buku. Kartu-kartu yang sudah terkumpul disusun menurut abjad judul masing-
masing Buku.
4.
Katalog buku
(book catalog)
Ini dapat diketik, distensil atau dicetak berbentuk
buku yang terdiri dari lembaran-lembaran kertas dimana terdapat uraian dari
buku-buku perpustakaan tertentu. Katalog ini biasanya paling murah, dan dapat
dibuat banyak dan dapat pula dijual. Hanya kesukarannya dalam penambahan,
pengurangan dan perbaikan. Setiap kali katalog ini harus diperbaharui, supaya
sesuai dengan keadaan.
5.
OPAC (Online
Public Access Catalog) adalah Katalog yang tersimpan di komputer, dapat
diakses dari berbagai titik atau lokasi selama titik/lokasi tersebut tergabung
dalam jaringan internet. Menurut Hermanto (2007) OPAC banyak di gunakan pada
berbagai perpustakaan karena memiliki berbagai keuntungan diantaranya :
a. Penelusuran informasi dapat dilakukan dengan cepat dan
tepat.
b. Penelusuran dapat dilakukan secara bersama-sama tanpa
saling mengganggu
c. Jajaran tertentu tidak perlu di-file
d. Penelusuran dapat dilakukan dari berbagai pendekatan
sekaligus
e. Rekaman bibliografi yang dimasukkan ke dalam entri
katalog tidak terbatas
MANFAAT KATALOG DULU DAN KINI
Sebagian besar orang mengenal katalog dalam bentuk
berkas atau buku yang tersebar di pasaran atau di yang beredar di masyarakat.
Sebagian besar katalog digunakan masyarakat dalam kegiatan berbelanja atau
kegiatan lainnya. Pada hakekatnya baik duu maupun sekarang manfaat katalog
tetap sama yaitu sebagai wakil dari bentuk fisik suatu barang atau jasa. Pada
pokok bahasan paper ini adaah kataog perpustakaan, manfaatnya ialah agar
memungkinkan seseorang menemukan sebuah buku yang diketahui dari pengarang,
judul atau subyeknya, menunjukkan apa yang dimiliki suatu perpustakaan oleh pengarang
tertentu, pada subyek tertentu, dalam jenis literatur tertentu, dan membantu
dalam pemilihan buku berdasarkan edisinya atau berdasarkan karakternya (bentuk
sastra atau berdasarkan topik). Nah pada intinya, memberikan petunjuk letak/lokasi bahan
pustaka yang disusun pada perpustakaan. memberikan uraian tentang setiap karya
yang dimiliki suatu perpustakaan sehingga pengguna perpustakaan (user) dapat
memperoleh informasi yang lengkap tentang karya itu.
KESIMPULAN
Katalog adalah presentasi ciri-ciri dari
sebuah bahan pustaka atau dokumen. Koleksi perpustakaan yang merupakan wakil
ringkas bahan pustaka tersebut yang disusun secara sistematis. Pada pokok bahasan paper ini adaah kataog
perpustakaan, manfaatnya ialah agar memungkinkan seseorang menemukan sebuah
buku yang diketahui dari pengarang, judul atau subyeknya, menunjukkan apa yang
dimiliki suatu perpustakaan oleh pengarang tertentu, pada subyek tertentu,
dalam jenis literatur tertentu, dan membantu dalam pemilihan buku berdasarkan
edisinya atau berdasarkan karakternya (bentuk sastra atau berdasarkan topik).
Nah pada intinya, memberikan
petunjuk letak/lokasi bahan pustaka yang disusun pada perpustakaan.
DAFTAR
PUSTAKA
Dony Prisma.
2012. Diakses pada 11 Februari 2017 https://donyprisma.wordpress.com/2012/06/30/katalog-perpustakaan/
A.Silaban.
Diakses pada 13 Februari 2017 https://www.academia.edu/3877861/Secara_umum_pengertian_katalog_adalah_suatu_daftar_yang_terurut_yang_berisi_informasi_tertentu_dari_benda_atau_barang_yang_didaftar
Adi
Pustakawan. 2013. Diakses pada 14 Februari 2017 http://adipustakawan.blogspot.co.id/2013/05/pengertian-katalog-dan-katalogisasi_4235.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar